Jumat, 11 Juli 2014

Erwin Spd " Saya Angkat Jempol Buat Kadisdik Dumai

PANTAU RIAU DUMAI-Erwin Spd Ketua Forum Guru bantu Riau angkat jempot buat Kadisdik Dumai Drs Sya'ari MM karena mau menolak rekomendasi dari Walikota Dumai Khairul Anwar SH dalam hal penerimaan anak sekolah di semua sekolah menengah pertama SMP mau menengah atas SMA penerimaan secara Online.

" Menurut Erwin,dengan demikian Kadisdik Sya'ari secara terang-terangan kepada awak media menolak rekomendasi walikota berarti dia telah melawan pak wali (membangkang) padahal masukan anak sekolah sipatnya hanya sepele,tapi yang lebih disepelekan lagi Walikota Dumai sebagai kepala Daerah mau sya'ari demikian.

Lanjut Erwin lagi ' Ditambah lagi ketua DPRD Zainal Efendi,Timo kipda,Jon Fikar serta Kapolres Dumai juga disepelekan oleh Sya'ari.padahal semua pejabat tersebut hanya masukan anak sekolah bukan minta yang macam-macam " Kata Erwin.

Walikota Dumai Khairul Anwar dalam hal apa pun mau ia membantu orang,tapi sikap Kadisdik Sya'ari yang telah mencoreng nama pak Walikota kita yang tak di hargainya,saya sebagai Ketua Forum Guru bantu Riau meminta kepada Walikota Dumai agar Sya'ari " Harus di Pecat dari Kadisdik Dumai karena secara terang-terangan menjatukah marwah Walikota Dumai.

" Ulah seperti ini juga pernah Sya;ari lakukan di Kabupaten Bengkalis sekarang ia lakukan juga di Kota Dumai,sipatnya yang arogan kepada seiap orang itu salah satu sipat munafik sebagai seorang pejabat teras pemerintah Kota Dumai.

" Untuk itu,kita berharap kepada Walikota Dumai Kadisdik Sya'ari harus di buang dari Dumai,mengingat pencalonan kedua Pak Wali tingal beberapa bulan lagi,jangan sampai gara-gara seorang pejabat rusak nama pak wali untuk pencalonan Walikota Dumai 2015-2020 nanti " Ungkap Erwin Spd


Laporan HENDRI D

Kamis, 10 Juli 2014

Kadisdik " Rekom Walikota Aja Saya Tolak


PANTAU RIAU DUMAI-Kadisdik Kota Dumai Drs Sya'ari MM secara terang-terangan kepada awak media ketika dikonfirmasi dikediamannya jalan Putri Tujuh namun tiba-tiba saja salah seorang wali murid Indah (43) hendak minta agar dapat masuk di sekolah SMPN1,namun bukan bisa dibantu Kadisdik malahan perkataan kasar kepada wali murid tersebut " saya sebut tak bisa ya tak bisa,jangan pancing emosi saya ya buk " kata Kadisdik Sya'ari kepada Ibu Indah.

" Sedangkan Walikota Khairul Anwar saya tolak untuk memasukan ponaannya di SMA2 ini kebijakan saya bukan Walikota" Ujar Sya'ari arogan.selain itu Ketua DPRD Zainal Efendi juga minta tolong untuk memasukan anaknya di SMA2 juga tak saya gubris " mau apa dia jadi mentang-mentang anggota Dewan,ini saya punya kebijakan " Sebutnya dengan arogan.

Semua kebijakan yang saya buat bukan untuk dilanggar,siapa pun orangnya tak peduli saya.

Sementara Wali Murid tersebut meninggalkan kediaman Kadisdik dengan mata yang berkaca-kaca pulang namun apa daya harapan untuk dapat masuk di SMPN1 pupus sudah.

Ketika disingung Pantauriau.com hal tersebut kepada Sya'ari,siapa pun yang datang minta masukan anaknya di SMP mau pun SMA bakal saya tolak,biar pun Walikota Khairul Anwar tetap saya tolak,apa tak takut bapak di pindahkan pak Wali? saya siap untuk di pindahkan kemana saja,bagi saya kedudukan sipatnya hanya sementara saja . Kata Sya'ari kepada Pantauriau.com

Panturiau.com

Minggu, 06 Juli 2014

Penerimaan Siswa Baru SMA Negri 2 Berpolemik

PANTAU RIAU DUMAI-Penerimaan Siswa/siswi Sekolah lanjutan Atas SMAN 2 Dumai jalan Putri Tujuh pada Tahun 2014-2015 ini bermasalah pasalnya,sejumlah wali murid yang mendaftarkan anak murid banyak yang kecewa diakibatkan ulah segelintir Oknum SMAN 2 tersebut.

Andi 47 Tahun sangat kecewa terhadap penerimaan siswa baru di SMAN2 yang menurutnya tak sesuai dengan peraturan Online dari Disdik Kota Dumai,beberapa orang wali murid dapat masukan anaknya melalui pintu belakang Alias memeberikan sejumlah uang pelicin agar dapat masuk di SMAN2 tersebut." Ujar Andi .

" Dalam peraturan tak dibenarkan main belakang " kenapa bisa hal tersebut berjalan mulus ? seperti titpan dari beberapa orang penting di Kota Dumai dapat lolos dengan memakai memo pejabat tersebut." Kata Andi

Kepala Sekolah SMAN2 Sukaini Spd Ketika dijumpai Pantauriau.com mengatakan' jika anak bapak tak bisa kami tolong,sebaiknya minta saja Memo pejabat itu baru kami tolong,jika tak ada maka anak bapak tak bisa kami terima di SMAN2 ini

" Memang benar,ada beberapa orang yang memakai Memo,namun semua itu tak bisa kami menolaknya karena pejabat Dumai orang penting " Jelas Sukaini

Pengakuan Kepala Sekolah SMAN2 benar-benar melukai hati para wali murid yang mendaftarkan anak nya  disekolah idamannya,untuk itu diharapkan kepada Kadisdik Kota Dumai Drs Sya'ari MM agar dapat krocek keneran tersebut,kita terbukti kepala sekolah tersebut di Nonaktif kan dari SMAN2 yang bernama Sukaini .

Pantauriau.com

Kamis, 12 Juni 2014

Jelang Puasa " Harga Sembako Merata Naik

PANTAURIAU DUMAI- Warga Dumai saat ini menjerit akibat merangkak naiknya harga bahan kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1435H yang tinggal hitunggan hari di Kota Dumai. Hal ini sesuai yang di ungkapkan oleh, Wina (25) seorang warga yang ditemui Pantauriau.com (13/6) di Pasar Senggol Jalan Sudirman Kecamatan Dumai Timur.

"Kenaikan harga sembako yang terjadi hampir semua kebutuhan pokok mulai dari beras hingga cabai merah. Hampir semua sembako mengalami kenaikan. Biasanya bawa uang Rp25.000 sudah bisa bawa pulang beras dan lauk pauk. Sekarang tidak bisa lagi, karena harga yang melambung tinggi," keluh Wina seorang ibu rumah tangga yang baru saja menikah ini.

Ridwan (27), salah seorang pedagang beras mengatakan kenaikan memang terjadi sejak satu pekan lalu. Beras yang sebelumnya dijual dengan harga Rp10.000/Kg mengalami kenaikan menjadi Rp11.000/Kg. Beras Belida yang sebelumnya dijual Rp9.000/Kg mengalami kenaikan menjadi Rp10.000/Kg. "Beras asal Solok, Sumatera Barat yang sebelumnya dijual Rp10.000/Kg naik menjadi Rp11.000/Kg," ujar Ridwan memprekdisi bakal terjadi peningkatkan harga sembako.

Ia menyebutkan kenaikan ini disebabkan dikarenakan sudah masuknya musim penghujan hampir diseluruh daerah penghasil beras. Akibat curah hujan yang tinggi, lanjutnya, membuat produksi beras menjadi terganggu. "Karena terbatasnya pasokan, harga beras mengalami kenaikan yang cukup tinggi berkisar Rp1.000-Rp15.00/Kg," jelasnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Wahyu Andika, pedagang sayur mayur yang mengatakan saat ini cabai merah dijual dengan harga Rp38.000/Kg, padahal sebelumnya hanya dijual dengan harga belasan ribu. "Begitu juga dengan bawang merah maupun bawang putih yang juga mengalami naik harganya. Kenaikan ini selain disebabkan jelang Natal dan Tahun Baru juga dikarenakan banyak daerah di Jawa yang gagal panen,"jelasnya.

Disperindag Belum Lakukan Operasi Pasar
Meski sudah terjadi kenaikan terhadap harga sembilan kebutuhan pokok (Sembako) jelang Ramadhan 1435H, namun Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, hingga saat ini belum melakukan Operasi Pasar (OP) dengan alasan kenaikan masih diambang batas wajar. Demikian disampaikan Kepala Disperindag Dumai, H. Djamalus  ditempat terpisah.

"Kenaikan hara kebutuhan pokok masih diambang batas wajar, sehingga belum dilakukan Operasi Pasar. Sedangkan operasi pasar baru dapat dilakukan bila kenaikan harga mencapai 20 persen lebih. Saat ini, berdasarkan pantauan yang dilakukan tim dari Disperindag, kenaikan hargaberkisar 10 – 15 persen, angka kenaikan itu masih wajar disaat-saat mendekati hari besar agama. Namun apabila kenaikan mencapai 20 persen lebih, kita akan melakukan operasi pasar," ungkapnya.
 
Djamalus juga menegaskan bahwa Disperindag Dumai telah membuat tim guna melakukan pemantauan disemua pasar tradisional. Monitoring harga itu sendiri bakan dilakukan dua kali seminggu, yakni pada hari Rabu dan Jumat. Tujuannya untuk memantau harga kebutuhan pokok disejumlah pasar tradisional dikota Dumai jelang hari besar agama, seperti Ramadhan dan Idul Fitri tahu ini.
 
"Sudah menjadi hukum ekonomi pasar, setiap menghadapi hari besar keagamaan para pedagang berlomba-lomba untuk menaikkan harga. Selagi masih diambang batas wajar kita belum melakukan operasi pasar. Biasanya kenaikannya tidak akan bertahan lama, karna bila tingkat penjualan mereka menurun akibat kenaikan harga itu. Maka para pedagang akan kembali menurunkan harga sehingga harga kembali normal," kata Kadisperindag.

Laporan Pantauriau.com
 

Jumat, 06 Juni 2014

2 Pekerja PT IBP Tewas Tertimpa Tanki Timbun Sawit


PANTAU RIAU DUMAI- Insiden kembali terjadi di kawasan PT Inti Benua Perkasatama (IBP), Lubuk Gaung, Kecamatan Sei Sembilan Dumai menimpa  2 orang pekerja rusman silo siregar (24) beserta Simamora (26) rencananya Tanki tersebut tempat penyimpanan Buah Inti Sawit di areal IBP langsung ambruk, Kamis (5/6) kemarin. Tangki bermuatan 700 ton itu ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Akibatnya dua orang pekerja langsung tewas ditimpa tangki tersebut.

Informasi yang dilansir dari pihak keluarga Rusman Silo Siregar (24) Puad (28) abang kandung Korban dikediamannya mengatakan " benar adik korban yang ketimpa Tanki timbun di PT IBP Lubuk Gaung,menurutnya keluarga korban adiknya Red siang tersebut belum pulang makan siang kerumah,namun rekan kerja korban yang melaporkan ke saya " ujar Puad kepada Pantau riau.com

" Menurutnya,kedua korban yang tewas saat ini telah dapat di evakuasi kini telah menuju RSUD Dumai untuk di visum kata "  Puad.
Keduanya merupakan pekerja PT Mitra Pratama Mandiri (MPM), yang merupakan sub kontraktor dalam areal PT IBP Lubuk Gaung,yang telah bekerja selama 1 tahun terakhir ini.

Pihak Polresta Dumai AKBP Yudi Setiawan Sik kepada Pantauriau.com " membenarkan kejadian tersebut.namun kejadian itu masih dalam penyelidikan intensif pihak polisi " jika terbukti kesalahan pihak IPB operasional nya akan dihentikan untuk sementara waktu guna penyelidikan lebih lanjut.untuk pihak keluarga akan dihubunggi nantinya." kata Kapolres.


Laporan Hendri

Rabu, 28 Mei 2014

HUKRIM

PEKANBARU

EKONOMI

JAKARTA

ROHIL

WISATA

INTERNASIONAL